Pahlawan
revolusi adalah pahlawan yang gugur saat peristiwa G 30 S / PKI pada saat 30
September 1965. Pahlawan revolusi ada 7, yaitu: A.Yani, R. Soeprapto, M.T.
Haryono, S. Parman, D.I. Panjaitan, Soetoyo S., dan P.A. Tendean. Berikut
adalah cerita sewaktu mereka diculik
Raki's World
Selasa, 28 Juli 2015
Kamis, 02 April 2015
Hantu Penghisap Nyawa
Nama
saya Rio. Nama panjang saya Rio punawarman. umur saya 10 tahun.Saya kelas 4 SD.
Saya tinggal di daerah Lebak, Banten. Suatu hari, saya akan pindah rumah ke
daerah Batu, Jawa Timur. Saya pergi ke Batu naik bus. Kata ayah, kami akan
pindah ke rumah yang berhantu. Katanya, disana banyak sekali roh – roh yang
sangat jahat. Sesampainya di terminal, saya naik taksi menuju ke rumah baru
saya. Sesampainya di rumah baru, kami masuk ke rumah kami yang baru. Truk sudah
tiba. Tukang pengangkut barang sedang meletakan barang-barang kami kedalam
rumah itu.
Rabu, 18 Februari 2015
Rumah Misteri di Kota Bandung
Dua tahun yang lalu, sekolahku
mengadakan kemping ke daerah Bandung, Jawa Barat. Kepala sekolah mengundang
orang tua murid untuk ikut kemping. dalam perjalanan, kami dilanda macet. Aku
merasa bosan. Akhirnya, saat 2 menit kemudian, kami bebas dari macet. Kami bisa
meneruskan perjalanan ke Bandung. Sesampainya
di Bandung, kami mendirikan tenda. Kami memang tidak berkemah di gunung maupun
bukit, tetapi kami berkemah di sebuah hutan yang lebat. Aku bersama ke 10
temanku disuruh mencari air di tepi
sungai untuk minum dan disuruh mencari buah buahan untuk makan oleh ibu kepala
sekolah. Teman – temanku bernama: Haryo, Tori, Tio, Akbar, Dino, Udin, dan Edo.
Kami adalah teman sekelompok yang kompak di sekolah. Saat kami mencari air dan
buah buahan, tori menemukan sebuah rumah kosong yang atapnya penuh dengan
kelelawar yang sedang berputar – putar mengelilingi atap itu. “Hai,
teman-teman, kita masuk kedalam rumah itu yuk….” Ajak tori.
Jumat, 22 Agustus 2014
Pergi Ke Semarang
Perjalanan Macet.
Beberapa waktu yang lalu aku dan keluargaku pergi ke Semarang. Sebelumnya, kami akan singgah di Solo. Di perjalanan, kami terjebak macet karena sepertinya semua truk melewati jalur selatan. Aku merasa kesal dan marah-marah. Pada akhirnya mobil kami mulai merayap pelan.
Beberapa waktu yang lalu aku dan keluargaku pergi ke Semarang. Sebelumnya, kami akan singgah di Solo. Di perjalanan, kami terjebak macet karena sepertinya semua truk melewati jalur selatan. Aku merasa kesal dan marah-marah. Pada akhirnya mobil kami mulai merayap pelan.
Rabu, 26 Maret 2014
Misteri Taman Situs Perigi
Namaku Adi. Umurku 9 tahun. Aku kelas 3 SD. Aku
tinggal di kota purworejo. Aku mempunyai cerita nyata yang pernah ku alami
Sewaktu kelas 1 SD. Saat itu, aku dan sekeluarga berkemah ke daerah yang
angker, yaitu taman situs perigi. Aku pergi ke sana saat liburan semester. Aku
menempuh perjalanan yang sangat jauh, yaitu dari kecamatan kaligesing sampai
kecamatan bannyuurip. Sesampai disana, aku dan ayahku mendirikan tenda.Selesai
itu,aku, kak tono,nama kakakku,serta dik mingno,nama adikku mencari makan.Sedangkan,
ayah dan ibu sedang sholat di masjid yang tak jauh dari taman itu.
Sabtu, 04 Januari 2014
Rumah Menyeramkan di Washington (4)
.
Aku sudah selesai makan. Aku bermain bersama kakak Melly.
"Kita bermain petak umpat lagi yuk."Ajak kakak Melly.
"Tidak mau." Tolakku.
Aku sudah selesai makan. Aku bermain bersama kakak Melly.
"Kita bermain petak umpat lagi yuk."Ajak kakak Melly.
"Tidak mau." Tolakku.
Rumah Menyeramkan Di Washington (3)
Aku bermain petak umpat bersama kakak Melly. Aku mengumpat di gudang yang gelap. Aku melihat ada sesosok tengkorak manusia.
"Sepertinya aku pernah mendengar tentang kisah kematian di sini." kataku bingung. Tiba-tiba tengkorak itu pun bangkit! "Tidak.Jangan sakiti aku. Tidak. Tidak..." Teriakku.
Langganan:
Komentar (Atom)